Update Pasar Tembaga: Memetakan Support 5.76 dan Pivot Pertumbuhan Makro

Harga tembaga menghadapi ujian kritis di level support 5.76 karena tekanan makro dan USD yang lebih kuat memengaruhi komoditas yang sensitif terhadap pertumbuhan.
Tembaga tetap menjadi kisah pertumbuhan dan posisi yang pasti dalam kompleks komoditas. Setelah fase momentum yang kuat, pasar saat ini sedang menguji apakah narasi permintaan dapat bertahan dari kondisi keuangan yang lebih ketat dan penguatan Dolar AS.
Pendorong Makro dan Pita Tembaga
Per 1 Februari 2026, lingkungan pasar yang luas ditentukan oleh DXY yang diperdagangkan pada 96.86 dan imbal hasil obligasi AS 10 Tahun yang bertahan di 4.241%. Latar belakang makro ini menyediakan filter utama untuk harga HG1! secara langsung. Aksi harga saat ini menunjukkan campuran pengambilan untung (profit-taking) dan kelanjutan yang didorong oleh stop, bukan repricing fundamental yang bersih. Saat meninjau grafik HG1! secara langsung, pedagang harus mencatat bahwa lindung nilai opsi dapat memperbesar pergerakan di dekat angka bulat, terutama ketika volatilitas tersirat melonjak.
Bagi mereka yang memantau HG1! secara real-time, pelaku lindung nilai fisik sering muncul di akhir sesi. Jika pelaku ini masuk, respons harga seringkali menjadi kaku hingga penutupan harian. Terkait hal ini, grafik tembaga langsung menunjukkan perlunya mendefinisikan titik-titik invalidasi daripada mencoba memperkirakan setiap berita utama global. Ini mencerminkan "de-risking" yang terlihat pada proksi industri lainnya, seperti Pelepasan Beta Pertumbuhan Tembaga yang diamati baru-baru ini.
Level Teknis Kunci: Pivot dan Target Ekstensi
Grafik live HG1! menyoroti empat zona spesifik yang akan menentukan bias arah jangka pendek. Lantai support langsung ditetapkan pada 5.76, sementara resistance utama pertama dan pemicu bullish berada di 6.00. Jika pasar menemukan katalis untuk bergerak lebih tinggi, level ekstensi berada di 6.39. Sebaliknya, "reset" yang lebih dalam dapat membuat harga tembaga gravitasi menuju 5.50.
Memantau kurs live HG1! sangat penting untuk mengidentifikasi skenario berbobot probabilitas berikut. Kasus dasar kami (probabilitas 58%) mengasumsikan kondisi makro tetap solid tetapi tidak kacau. Dalam lingkungan ini, kami memperkirakan mean reversion menuju kisaran tengah, di mana pembeli taktis mempertahankan 5.76 dan penjual condong ke level 6.00. Perilaku "range-bound" ini sering mengikuti peristiwa likuidasi tajam, mirip dengan Reset Volatilitas Perak yang terlihat pada logam mulia.
Daftar Pantau Strategis dan Rencana Eksekusi
Untuk setup kelanjutan tren, trader disarankan menunggu penutupan di atas level 6.00. Ini akan menandakan penembusan menuju 6.39, dengan stop-loss ditempatkan kembali di dalam kisaran sebelumnya. Alternatifnya, setup mean reversion melibatkan pencarian kelelahan mendekati 6.00 untuk memudar kembali menuju pivot, dengan risiko yang ditentukan tepat di atas penghalang psikologis. Dalam kedua skenario, grafik tembaga menunjukkan bahwa menjadi terlalu awal jarang membuahkan hasil; verifikasi data tembaga live adalah kunci untuk manajemen risiko.
Ketika rentang harian (saat ini 5.7600–6.3870) sangat lebar, sebagian besar pergerakan dapat "retrace" dengan cepat setelah aliran paksaan habis. Ini adalah pita di mana data grafik HG1! live harus dilihat melalui lensa likuiditas. Jika volatilitas tetap tinggi, pendekatan yang bijaksana adalah memperlebar stop dan mengurangi ukuran posisi. Pasar saat ini menghargai solvabilitas melalui kebisingan daripada perburuan tick yang agresif.
Kesimpulan: Menghargai Rentang
Pada akhirnya, logam industri ini memperdagangkan pita yang disaring secara makro. Hingga aksi harga membuktikan dapat bertahan di atas 6.00 untuk kelanjutan atau kehilangan level 5.76 untuk likuidasi baru, pendekatan probabilitas tertinggi adalah menghormati rentang yang telah ditetapkan. Lilin besar harus diperlakukan sebagai informasi mengenai posisi daripada kepastian mutlak mengenai fundamental jangka panjang. Tetap perhatikan harga tembaga dan tawaran DXY untuk dorongan arah berikutnya.
- Tembaga: Menavigasi Pelepasan Beta Pertumbuhan
- Pasar Perak: Analisis Likuidasi dan Reset Volatilitas
Frequently Asked Questions
Related Stories

Harga Gandum Reaksi terhadap Impuls Makro di Tengah Dolar yang Lebih Lemah
Harga gandum saat ini mengalami penurunan taktis, dipengaruhi oleh faktor makroekonomi yang lebih luas dan dolar yang lebih lemah, dengan para trader mencari sinyal keseimbangan yang lebih jelas.

Gas TTF Stabil: Makro Mendorong Kenaikan Taktis
Gas TTF stabil di 31.7500 EUR/MWh hari ini, didorong oleh pelonggaran suku bunga dan Dolar AS yang lebih lemah, namun kenaikan berkelanjutan akan membutuhkan pergeseran keseimbangan fisik yang…

Pasar Perak Stabil: Aksi Harga XAG/USD di Tengah Impuls Makro
Harga perak stabil di sekitar $80.915 saat lingkungan makro yang berubah dengan dolar yang lebih lemah dan imbal hasil yang melunak mulai memengaruhi kontrak bulan depan, sementara pemosisian…

Harga Gas Alam Turun di Tengah Melemahnya Dolar & Suku Bunga
Harga Gas Alam (NG) cenderung lebih rendah hari ini, terutama didorong oleh melemahnya Dolar AS dan meredanya suku bunga, dengan komoditas tersebut saat ini diperdagangkan sekitar 3.
