Skip to main content
FXPremiere Markets
Sinyal
Commodities

Analisis Pasar Kayu: Perdagangan Level Resisten $600

Sophie DuboisJan 31, 2026, 12:49 UTCUpdated Feb 1, 2026, 22:24 UTC3 min read
Lumber price chart showing consolidation near the 600 resistance level

Harga kayu konsolidasi di $594,00 saat trader mempertimbangkan fluktuasi suku bunga KPR dan permintaan perumahan musiman menjelang minggu berdampak tinggi.

Harga kayu menunjukkan fase konsolidasi selama sesi terakhir Januari, karena pasar berfungsi sebagai proxy suku bunga perumahan utama dalam iklim makro saat ini. Hingga penutupan akhir pekan 31 Januari 2026, harga LBS live berada di $594,00 per 1.000 board feet, menandai penurunan moderat 1,00% dari penutupan sebelumnya seiring menipisnya likuiditas selama liburan.

Pemicu Pasar: Suku Bunga dan Musiman

Katalis utama untuk pergerakan harga tetaplah lingkungan suku bunga yang lebih luas. Pengetatan kembali suku bunga KPR terus membatasi potensi kenaikan untuk bahan bangunan, sementara setiap impuls pelonggaran memberikan dukungan tertunda. Trader yang memantau grafik LBS live telah mencatat bahwa likuiditas musim dingin secara historis tidak merata, menyebabkan pasar didominasi oleh posisi daripada pergeseran fundamental. Dengan tekstur ini, rentang sesi telah muncul sebagai sinyal yang lebih dapat diandalkan daripada penutupan utama.

Selama sesi realtime LBS, pembukaan NY secara konsisten menguji validitas pergerakan London. Ketika data perumahan AS atau nada risiko keseluruhan berperan, aksi harga New York dengan cepat mengambil kendali. Bagi mereka yang melacak grafik LBS live, turunan kedua dari harga—seberapa cepat suatu pergerakan berakselerasi atau memudar—telah menjadi metrik kunci untuk menentukan apakah tren akan berlanjut atau kembali ke rata-rata pada penyelesaian harian.

Level Teknis dan Analisis Skenario

Saat kita memasuki minggu baru, beberapa level kunci menentukan rentang perdagangan saat ini. Support teknis terbentuk di dekat $592,50 dan $595,00, sementara batas psikologis tetap di angka $600,00. Karena profil likuiditas kayu yang lebih rendah dibandingkan dengan energi atau logam dasar, trader disarankan untuk berhati-hati agar tidak terlalu mengotak-atik level. Tingkat LBS live sangat bergantung pada apakah pasar dapat mempertahankan penerimaan di atas penutupan minggu sebelumnya setelah likuiditas penuh kembali.

Dalam skenario dasar kami, kami mengharapkan perdagangan sideways dengan sedikit bias kembali ke rata-rata. Ini mengasumsikan kisaran antara $592,50 dan $600,00. Namun, breakout ke atas dimungkinkan jika permintaan konstruksi stabil, dipicu oleh perdagangan berkelanjutan di atas $600,00. Sebaliknya, penurunan di bawah $592,50 akan dikonfirmasi jika data aktivitas perumahan mengecewakan atau penumpukan inventaris berakselerasi. Dalam lingkungan ini, memantau harga kayu dan grafik kayu live sangat penting untuk mengidentifikasi kelelahan versus kelanjutan tren.

Eksekusi dan Pengaturan Strategis

Untuk peserta taktis, dua pengaturan utama saat ini terlihat. Yang pertama melibatkan pembalikan rata-rata taktis: jika harga kayu dibuka kembali di dekat sepertiga bagian bawah rentang sebelumnya (~$592,50) dan bertahan, cari rotasi kembali menuju titik tengah $596,25. Yang kedua adalah konfirmasi breakout: pemain momentum seharusnya hanya terlibat jika pasar menembus dan bertahan di atas $600,00. Sampai level itu ditembus, lonjakan ke pita atas harus diperlakukan dengan hati-hati dalam likuiditas liburan yang tipis.

48 jam ke depan akan fokus pada data sensitif suku bunga dan indikator perumahan yang berwawasan ke depan. Karena aksi grafik kayu seringkali bereaksi dengan jeda terhadap imbal hasil Treasury, respons terhadap kalender ekonomi minggu depan akan menjadi penentu utama dari jalur tren berikutnya. Trader harus mengamati apakah pengujian ulang posisi terendah baru-baru ini menarik pembelian segera, yang akan menandakan kelelahan penjual di pasar kayu live ini.


📱 GABUNG SALURAN TELEGRAM SINYAL TRADING KAMI SEKARANG Gabung Telegram
📈 BUKA AKUN FOREX ATAU KRIPTO SEKARANG Buka Akun

Frequently Asked Questions

Related Stories