Skip to main content
FXPremiere Markets
Sinyal Gratis
Crypto

Strategi Arbitrum (ARB): Level Pivot dan Analisis 22 Jan

Brigitte SchneiderJan 22, 2026, 22:02 UTCUpdated Feb 1, 2026, 22:24 UTC3 min read
Arbitrum ARB price chart analysis showing support and resistance levels

Arbitrum (ARB) menghadapi penurunan tajam 6,22%, menguji support krusial di $0.1754 karena dinamika rotasi Layer 2 menggeser lanskap pasar kripto.

Arbitrum (ARB) mengalami penurunan tajam selama sesi 22 Januari, turun lebih dari 6% karena pasar lebih memilih angka bulat psikologis daripada momentum breakout. Sebagai penentu penting untuk rotasi Layer 2 (L2), aksi harga Arbitrum saat ini menunjukkan sensitivitas terhadap leverage yang membutuhkan konfirmasi daripada entri impulsif.

Gambaran Pasar dan Profil Sesi

Per 20:16 UTC, ARB diperdagangkan pada $0.177449, menandai penurunan 6,22% dalam rentang harian $0.175415 hingga $0.189316. Profil sesi menunjukkan perkembangan yang jelas: Asia ditandai oleh likuidasi yang dipicu stop, London mempertahankan nada tenang tetapi hati-hati, sementara sesi New York muncul sebagai lingkungan yang penuh keputusan utama.

Level Teknis Utama

  • Batas Atas (Resistance): $0.189316
  • Garis Keputusan (Pivot): $0.180000
  • Batas Bawah (Support): $0.175415

Kerangka Trading Strategis

Eksekusi Day Trading

Peserta intraday harus memprioritaskan kualitas daripada kuantitas. Dalam lingkungan saat ini, satu setup berkualitas tinggi secara statistik lebih unggul daripada beberapa tebakan spekulatif. Karena mengejar breakout saat ini memiliki peluang yang buruk, trader harus mengambil keuntungan parsial dengan cepat. Jika terjadi lonjakan harga, tunggu pengujian ulang; pengujian ulang memberikan risiko terdefinisi yang diperlukan untuk eksekusi berkelanjutan.

Swing Trading dan Sentimen

Trader swing harus memprioritaskan higher lows (atau lower highs) daripada berita utama yang bergeser. Waktu berfungsi sebagai filter kritis di sini—jika harga tidak dapat mempertahankan level setelah beberapa jam, tren kemungkinan beralih kembali ke rentang. Hanya tingkatkan posisi setelah aksi harga mengkonfirmasi arah.

Penempatan Jangka Panjang

Untuk pemegang jangka panjang, penentuan ukuran posisi adalah alat paling efektif untuk manajemen risiko. Ukuran harus cukup wajar untuk melewati penurunan 30–50% tanpa memicu kepanikan. Dianjurkan untuk memisahkan alokasi 'trade' dan 'hold' untuk mencegah gangguan emosional terhadap tujuan jangka panjang.

Skenario Trading yang Dapat Dilakukan

1. Strategi Terbatas Rentang

Pertimbangkan untuk menjual dalam zona resistance $0.184316–$0.189316. Tetapkan stop di atas $0.194316 dengan target utama di garis keputusan $0.180000 dan target sekunder di batas support $0.175415.

2. Strategi Penembusan (Breakdown)

Bias short dikonfirmasi hanya jika ARB bertahan di bawah $0.175415 setelah pengujian ulang yang gagal. Dalam skenario ini, stop harus ditempatkan di atas $0.180000 dengan target penurunan pertama $0.165415.

Hasil Tertimbang Probabilitas

  • Kasus Dasar (63%): Volatilitas tetap tinggi. Peserta pasar harus fokus pada pengujian ulang level $0.175415 daripada penembusan agresif pertama.
  • Ekstensi Risk-On (23%): Penahanan berkelanjutan di atas $0.189316 akan menggeser bias lebih tinggi, menjadikan pullback sebagai entri beli yang lebih disukai.
  • Pembalikan Risk-Off (14%): Kehilangan support $0.175415 tanpa penebusan akan menandakan perlunya mengurangi risiko dan menunggu stabilisasi makro.

Ketika pasar terus bergejolak, ingatlah bahwa tidak melakukan trading seringkali merupakan keputusan yang paling menguntungkan. Pantau pullback pertama ke $0.175415 dengan cermat untuk tanda-tanda kelelahan atau kekuatan.


📱 GABUNG SALURAN TELEGRAM SINYAL TRADING KAMI SEKARANG Gabung Telegram
📈 BUKA AKUN FOREX ATAU KRIPTO SEKARANG Buka Akun

Frequently Asked Questions

Related Stories