Skip to main content
FXPremiere Markets
Sinyal Gratis
Forex

Analisis Taktis USD/KRW: Trading Rezim Pivot 1.460,00

Michel FontaineFeb 7, 2026, 09:09 UTC4 min read
USD/KRW currency chart showing 1460 pivot level

Prospek taktis untuk Dolar AS vs. Won Korea Selatan dengan fokus pada garis rezim 1.460,00 dan disiplin aliran dana hari Jumat.

Saat sesi hari Jumat berlangsung pada 06 Februari 2026, Dolar AS terhadap Won Korea Selatan sedang menavigasi titik penting di sekitar level 1.460,00. Dengan kurs tengah indikatif mendekati 1.462,54, pasar saat ini sedang menguji penerimaan pivot sebagai filter rezim utama untuk sesi mendatang.

Infrastruktur Kunci: Level Support dan Resisten

Level 1.460,00 berfungsi sebagai pivot hari ini dan magnet angka signifikan. Di pasar mata uang, angka bulat bertindak sebagai magnet karena aliran dana lindung nilai (hedging) dan stop-loss sangat terkonsentrasi pada angka-angka ini. Bagi mereka yang memantau harga USD/KRW live, area 1.460,00 akan menentukan bias intraday. Di atas pivot ini, struktur pasar mendukung pendekatan beli saat turun (buy-on-dips), sementara trading berkelanjutan di bawahnya menyarankan pergeseran ke arah jual saat reli (selling rallies).

Jenjang resisten terdefinisi dengan jelas di 1.470,00, 1.480,00, dan 1.490,00, dengan target peregangan ekstrem berpotensi mencapai level 1.500,00. Sebaliknya, support berlapis di 1.450,00, 1.440,00, dan 1.430,00. Melacak harga USD KRW live selama pengujian ini sangat penting untuk membedakan antara sekadar penjajakan (probe) dan breakout yang terkonfirmasi.

Lensa Makro dan Disiplin Aliran Dana Hari Jumat

Pergerakan harga pada hari Jumat sering didominasi oleh aksi harga yang didorong oleh aliran dana, termasuk lindung nilai risiko akhir pekan dan fixing. Akibatnya, ambang batas konfirmasi harus lebih tinggi dari biasanya. Saat menganalisis harga USD/KRW live, trader harus mengamati checkpoint London pukul 08:15 untuk melihat apakah pasar memvalidasi atau memperbaiki pergerakan awal di sesi Asia.

FX Asia saat ini menunjukkan sensitivitas yang meningkat terhadap arah harga USD KRW secara luas dan sentimen risiko regional. Jika grafik USD KRW live menunjukkan pergerakan ke arah angka bulat, asumsikan terlebih dahulu adanya aliran dua arah. Sebuah retest yang terlindungi diperlukan sebelum menaikkan klasifikasi pergerakan apa pun menjadi tren. Trader dianjurkan untuk mengurangi frekuensi trading dan menghindari godaan "satu trading lagi" saat penutupan sesi New York mendekat.

Eksekusi dan Perencanaan Skenario

Memeriksa grafik USD KRW live menunjukkan bahwa skenario yang paling mungkin (58%) adalah rotasi dalam rentang di sekitar pivot 1.460,00. Dalam kasus dasar ini, trading di tepi rentang (edge trades) pada 1.470,00 atau 1.450,00 menawarkan imbal hasil risiko terbaik jika penembusan segera diperbaiki. Untuk breakout bullish (22%), kami memerlukan penerimaan harga di atas 1.470,00 diikuti oleh retest yang terlindungi untuk menargetkan 1.480,00.

Sebaliknya, skenario bearish (20%) melibatkan kegagalan pivot dan rotasi turun menuju 1.450,00. Menggunakan umpan data USD KRW realtime, trader harus mencari konfirmasi dari sesi New York untuk perpanjangan ini. Pembatalan total untuk pandangan bearish adalah pemulihan kembali level 1.460,00 dengan kompresi harga. Memantau kurs live USD ke KRW sangat penting untuk mengidentifikasi pergeseran ini secara real-time.

Ringkasan Strategis

Saat kami memantau live won dolar, strategi inti tetap sama: biarkan pasar mendefinisikan rezim di 1.460,00. Apakah hari ini akan berakhir dalam rentang atau menembus menjadi tren tergantung pada apakah jam pertama sesi New York mengkonfirmasi pergerakan sesi London. Eksekusi berkualitas tinggi memerlukan penantian hingga volatilitas terkompresi pada saat retest, bukan mengejar candle impuls awal. Selalu tentukan level invalidasi Anda sebelum masuk untuk memastikan kebersihan posisi (positioning hygiene) yang tepat menjelang akhir pekan.


📱 GABUNG CHANNEL TELEGRAM SINYAL TRADING KAMI SEKARANG Gabung Telegram
📈 BUKA AKUN FOREX ATAU KRIPTO SEKARANG Buka Akun

Frequently Asked Questions

Related Stories