Skip to main content
FXPremiere Markets
Sinyal Gratis
Forex

Strategi GBP/JPY: Kualitas Retest dan Filter Pivot 212.000

David WilliamsFeb 1, 2026, 14:48 UTC4 min read
GBP JPY live chart analysis with 212.000 pivot level

Analisis aksi harga GBP/JPY untuk 1 Februari 2026, berfokus pada level pivot krusial 212.000 dan strategi eksekusi intraday. Prioritaskan kualitas retest daripada breakout impulsif.

Pasangan GBP/JPY memasuki bulan perdagangan baru di bawah sorotan angka 212.000, magnet psikologis dan teknis yang kemungkinan akan menentukan lintasan pasangan ini di minggu pertama Februari. Saat pasar diatur ulang untuk pembukaan hari Senin, para trader harus memprioritaskan kualitas retest daripada breakout impulsif untuk menavigasi mikrostruktur saat ini.

Rezim Pivot: 212.000 sebagai Garis Keputusan

Saat ini, harga GBP JPY melayang mendekati pertengahan indikatif di 211.814. Untuk menentukan bias harian, kami melihat level 212.000 sebagai filter rezim utama. Ketika lingkungan harga live GBP JPY mempertahankan posisi di atas tanda ini, bias tetap ditawarkan untuk skenario beli saat turun. Sebaliknya, penerimaan berkelanjutan di bawah 212.000 menunjukkan rotasi lebih rendah menuju zona support 211.500. Para trader yang memantau grafik live GBP JPY akan memperhatikan bahwa angka-angka sering kali mengonsentrasikan hedging dan stop, menjadikan sentuhan pertama 212.000 sebagai sumber informasi daripada pemicu masuk langsung.

Mendefinisikan Kualitas Retest dan Mikrostruktur Pasar

Dalam grafik live GBP JPY saat ini, catatan mikrostruktur menunjukkan bahwa jika harga diperdagangkan di atas 212.500 tetapi segera kembali di bawahnya, ini harus diperlakukan sebagai "liquidity sweep" daripada penerimaan yang dikonfirmasi. Kualitas naik yang tinggi membutuhkan harga untuk bertahan di atas 212.500 diikuti oleh retest yang mencetak candle lebih kecil, menunjukkan kompresi dan permintaan yang berkelanjutan. Data realtime GBP JPY ini sangat penting untuk memisahkan kelanjutan tren dari potensi "bull trap". Bagi mereka yang memantau kurs live GBP ke JPY, ingatlah bahwa ukuran harus diperkecil ketika volatilitas melampaui batas-batas struktural ini.

Probabilitas Skenario: Rotasi vs. Ekspansi

Skenario dasar, dengan probabilitas 65%, mendukung rotasi di sekitar pivot 212.000. Di bawah jalur ini, kami memperkirakan aksi harga dua arah antara 211.500 dan 212.500, dengan "mean reversion" menjadi tema dominan. Jika harga live GBPJPY menembus dan bertahan di atas 212.500, kami mencari ekstensi menuju 213.000, asalkan jendela New York mengkonfirmasi pergerakan tersebut. Jika Anda memantau live British pound yen, invalidasi untuk kasus bullish terjadi pada pembalikan tajam di bawah angka 212.000.

Konteks makro tetap menjadi pendorong kondisional; repricing "front-end" biasanya ditransmisikan melalui USD/JPY terlebih dahulu. Jika "cross" USD tidak sesuai dengan pergerakan harga GBP USD, kepercayaan tren dalam "cross" tersebut harus diturunkan. Perdagangan harga GBP JPY membutuhkan pemahaman tentang serah terima sesi, terutama pembukaan London pada pukul 08:10 dan pembukaan New York pada pukul 08:45.

Daftar Periksa Pembukaan Hari Senin

Ketika grafik GBP JPY diperbarui pada hari Senin, prioritas pertama adalah perilaku gap. Gap yang diperbaiki menandakan taktik "range-bound", sementara gap yang dilindungi yang didukung oleh retest yang berhasil menunjukkan lingkungan tren. Eksekusi yang berhasil melibatkan identifikasi rezim, menunggu penolakan yang jelas di batas, dan masuk pada retest daripada impuls awal. Pendekatan disiplin ini memastikan bahwa stop ditempatkan di luar "noise" struktural.

Saat Anda mengelola eksposur kurs live GBP JPY Anda, ingatlah tangga support: 211.500, 211.000, dan 210.500. Di sisi resistance, perhatikan 212.500 dan 213.000. Level-level ini menyediakan kerangka kerja untuk "decision tree" pivot 212.000, memungkinkan para trader untuk merespons pilihan pasar daripada memprediksinya dengan pasti.


📱 GABUNG SEKARANG KE SALURAN TELEGRAM SINYAL TRADING KAMI Gabung Telegram
📈 BUKA AKUN FOREX ATAU KRIPTO SEKARANG Buka Akun

Frequently Asked Questions

Related Stories