Analisis Gas Alam TTF: Trading Jendela Resistance 39.20

Kontrak berjangka gas alam TTF menguji resistance kunci di 39.20 EUR/MWh karena kekhawatiran penyimpanan dan volatilitas musim dingin mendorong pergerakan harga intraday.
Pasar gas alam Eropa memasuki sesi 29 Januari dengan fokus tajam pada stok persediaan musim dingin, karena harga NATGAS langsung mencerminkan rezim sensitivitas tinggi terhadap lintasan penyimpanan. Saat perdagangan dibuka di London, pelaku pasar menghadapi lingkungan likuiditas yang tipis di mana pergerakan harga awal sebagian besar didikte oleh aliran yang didorong oleh lindung nilai sebelum menguji batas atas kisaran saat ini.
Pendorong Pasar: Konveksitas Penyimpanan dan Aliran LNG
Narasi utama yang menopang penawaran dalam kompleks TTF adalah lintasan penyimpanan saat ini, yang telah menjaga konveksitas tetap dihargai dalam kurva. Dengan stok persediaan yang lebih sedikit, sensitivitas cuaca meningkat, menjadikan grafik langsung NATGAS sebagai alat penting untuk memantau lonjakan intraday. Selain itu, ketidakpastian seputar aliran LNG dan pipa terus meningkatkan volatilitas, memastikan bahwa ayunan intraday sebagian besar didorong oleh aliran daripada faktor makro.
Saat ini, grafik NATGAS langsung menunjukkan level 38.86 EUR/MWh bertindak sebagai titik pivot. Trader mengamati bahwa ketika Dolar AS dan suku bunga tetap tidak bergerak, nilai NATGAS realtime kembali ke cerita lokalnya — berfokus pada tingkat inventaris, gangguan, dan posisi regional. Fokus lokal ini terlihat selama sesi pagi London, di mana koreksi menguji keyakinan pembeli versus "turis utama" spekulatif.
Peta Teknis: Zona Support dan Resistance
Peta keputusan untuk sesi saat ini jelas ditentukan oleh batas-batas. Harga langsung NATGAS menghadapi rintangan utama pertamanya di zona resistance 39.20. Trader harus mencari "penerimaan" di atas level ini — ditandai dengan penembusan bersih diikuti oleh koreksi dangkal yang bertahan pada retest. Sebaliknya, penolakan kemungkinan akan terwujud sebagai "wick-through" yang gagal mempertahankan harga lebih tinggi sebelum berputar kembali ke kisaran sebelumnya.
Level Kunci untuk Diamati:
- Resistance 1: 39.20 (Batas Sesi Saat Ini)
- Resistance 2: 41.80 (Magnet Bullish Sekunder)
- Support 1: 37.30 (Lantai Utama)
- Support 2: 35.90 (Area Nilai Dalam)
Strategi Eksekusi dan Mikrostruktur
Kecepatan penolakan di batas-batas ini memberikan informasi penting. Pemulihan cepat dari level 39.20 menunjukkan likuiditas yang menumpuk dan penarikan yang percaya diri, sementara penarikan yang lambat dan dangkal menunjukkan penyerapan dan probabilitas ekstensi kenaikan yang lebih tinggi. Dalam lingkungan harga gas alam ini, disarankan untuk menghindari entri di tengah kisaran di mana keuntungannya minimal. Pengaturan berkualitas tinggi lebih mungkin muncul di support 37.30 atau resistance 39.20 pada kegagalan atau penerimaan yang dikonfirmasi.
Bagi mereka yang memantau grafik langsung gas alam, skenario dasar tetap konsolidasi dengan bias bullish ringan, asalkan support 37.30 bertahan. Penembusan tegas di bawah level ini yang gagal pulih pada retest akan membatalkan tesis bullish dan membuka pintu untuk bergerak menuju 35.90. Sebaliknya, kejutan premi risiko baru dapat mengkatalisasi penembusan naik menuju magnet 41.80.
- Analisis Gas Alam: Menguji Resistance 3.8500 saat Volatilitas Meningkat
- Strategi Gas TTF: Trading Pivot 40.60 di Tengah Peralihan Aliran Listrik
Frequently Asked Questions
Related Analysis

Analisis Harga Gandum: Perdagangan Level Resistensi 542,40
Kontrak berjangka gandum menguji resistensi utama di 542,40 karena premi ketersediaan pasokan dan risiko cuaca mendominasi sesi pagi di New York.

Analisis Pasar Baja: Perdagangan Support 950 dan Magnet 1.000
Harga baja menguji resistensi 975 karena pabrik mempertahankan margin terhadap penolakan pembeli, berfokus pada support penting di 950 USD/ton.

Analisis Pasar Perak: XAGUSD Sentuh 116.44 di Tengah Rezim Momentum
Harga perak melanjutkan momentum bullish menuju resistansi $118.50 karena permintaan industri dan perilaku lindung nilai logam mulia bertemu.

Analisis Gas Alam: Menguji Resisten 3.8500 di Tengah Lonjakan Volatilitas
Harga Gas Alam menguji resisten kritis di 3.8500 USD/MMBtu di tengah efek rollover kontrak dan kendala LNG feedgas. Volatilitas tinggi mendominasi pasar.
