Skip to main content
FXPremiere Markets
Sinyal
Indices

Analisis Straits Times Index (STI): Premium Risiko Tarif Hantam Singapura

Rachel RobinsonJan 20, 2026, 21:17 UTCUpdated Feb 1, 2026, 22:24 UTC3 min read
Wall Street & STI: premi risiko tarif memukul Singapura.

FTSE Straits Times Index (STI) menghadapi tekanan jual karena retorika kebijakan perdagangan baru dan premium risiko yang meningkat membebani sentimen ekuitas global.

FTSE Straits Times Index (STI) ditutup sedikit lebih rendah pada 20 Januari 2026, karena pasar global berjuang dengan kembalinya premium risiko tarif dan ketidakpastian geopolitik yang meningkat seputar sengketa perdagangan.

Gambaran Pasar: Kebijakan Perdagangan dan Sentimen Penolakan Risiko

Sesi perdagangan didominasi oleh pergeseran dalam rezim risiko global. Retorika baru mengenai eskalasi kebijakan perdagangan, yang secara khusus terkait dengan sengketa yang sedang berlangsung, meningkatkan premium risiko di pasar ekuitas AS dan Eropa. Sentimen ini merembes ke penutupan pasar Singapura, di mana STI mengalami penjualan persisten pada reli.

Pendorong Pasar Utama

  • Eskalasi Kebijakan Perdagangan: Retorika tarif baru memperlebar distribusi hasil potensi pembalasan, memaksa investor untuk memperhitungkan "premium kredibilitas" yang lebih tinggi.
  • Permintaan Safe-Haven: Saat ekuitas mengalami de-rating, modal mengalir ke logam mulia. Emas dan perak mengalami kenaikan signifikan, mengungguli aset berisiko tradisional.
  • Impuls Suku Bunga: Imbal hasil jangka panjang tetap kuat bahkan ketika aset berisiko menurun. Premium jangka waktu yang lebih tinggi ini membuat pembelian ekuitas tetap disiplin dan mencegah pemulihan yang berarti selama sesi pagi New York.

Analisis Teknis STI dan Pembacaan Indeks

STI anjlok karena pasar mulai membayar untuk risiko kebijakan ekor daripada bereaksi terhadap data ekonomi spesifik. Mikrostruktur hari itu menunjukkan bahwa penjualan awal menetapkan level terendah intraday, sementara pantulan berikutnya disambut dengan minat yang surut dari para trader.

Level Taktis yang Perlu Diperhatikan

Indeks tetap sensitif terhadap berita utama perdagangan regional dan kinerja sektor perbankan dan REIT.

  • Resistensi: 4,842.45 (Tertinggi Harian) dan 4,830 (Penanda Psikologis).
  • Support: 4,808.93 (Terendah Harian) dan 4,820 (Pivot Kunci).

Pergerakan berkelanjutan di atas 4,830 akan menunjukkan kompresi volatilitas, sementara penembusan di bawah 4,820 akan membuat risiko ekor kiri tetap dalam permainan.

Transmisi Lintas Aset

Pola pasar saat ini dipimpin oleh risiko kebijakan. Menariknya, proxy USD melayang lebih rendah menuju 98.40 (-0.81%) sementara imbal hasil obligasi AS 10 tahun tetap lebih tinggi mendekati 4.288%. Dalam lingkungan ini, ekuitas berperilaku lebih seperti produk volatilitas; ketidakpastian yang lebih tinggi secara bersamaan meningkatkan tingkat diskonto dan memperlebar premium risiko.

Prospek ke Depan: 24 Jam Berikutnya

Investor harus memantau pembukaan pasar tunai AS untuk respons beta dan volatilitas global. Jendela penting termasuk rilis data perumahan AS dan jendela komunikasi kebijakan (14:00 NY / 19:00 London), yang dapat memicu gap berita utama. Semalam, sensitivitas pembukaan Eropa terhadap retorika pembalasan perdagangan akan menjadi barometer penting untuk sesi Asia berikutnya.


📱 GABUNG SEKARANG KE CHANNEL TELEGRAM SINYAL TRADING KAMI Gabung Telegram
📈 BUKA AKUN FOREX ATAU CRYPTO SEKARANG Buka Akun

Frequently Asked Questions

Related Stories