Skip to main content
FXPremiere Markets
Sinyal
Bonds

Analisis Pasar Obligasi: Mendalami Arus & Permintaan Durasi

Marco RossiJan 31, 2026, 13:19 UTCUpdated Feb 1, 2026, 22:24 UTC4 min read
US Treasury 10Y yield chart and market flow analysis

Analisis mendalam mengenai arus dana obligasi AS dan posisi kurva imbal hasil saat investor membangun eksposur yang seimbang untuk rezim 'high-for-longer' tahun 2026.

Saat sesi perdagangan terakhir Januari 2026 berakhir, lanskap pendapatan tetap menunjukkan pergeseran perilaku investor yang canggih. Meskipun harga mewakili transaksi historis, data arus saat ini bertindak sebagai alat uji kebohongan pasar terbaik, menandakan siapa yang berkedip dan di mana pergerakan struktural utama berikutnya sedang diselenggarakan.

Menganalisis Arus Masuk Global dan Posisi Pasar

Data terbaru dari Reuters menyoroti arus masuk yang signifikan ke dana obligasi AS bersama dengan minat ekuitas yang berkelanjutan. Pergerakan sinkron ini menunjukkan bahwa partisipan pasar tidak mundur ke posisi defensif tetapi sebaliknya membangun eksposur yang seimbang. Dengan futures suku bunga yang hanya memperkirakan pelonggaran moderat hingga tahun 2026, lingkungan saat ini menguntungkan mereka yang dapat membedakan antara volatilitas sementara dan pergeseran rezim struktural. Misalnya, data harga US10Y live mencerminkan pasar yang bergulat dengan penutupan 4,241%, berfungsi sebagai jangkar kritis untuk sentimen yang lebih luas.

Di Mana Data Arus Pertama Kali Terwujud

Dalam rezim saat ini, “belly” kurva (5–10Y) tetap menjadi tujuan pilihan bagi investor yang mencari durasi tanpa risiko konveksitas ekstrem yang ditemukan pada ujung panjang. Sementara itu, ujung depan (0–3Y) terus berfungsi sebagai ekspresi taktis dari ekspektasi kebijakan segera. Saat melacak grafik US10Y live, para pengamat akan mencatat bahwa imbal hasil 10 tahun berjuang untuk mempertahankan posisinya dalam zona pivot 4,24% yang telah ditetapkan, sebuah level yang secara historis telah menentukan laju rotasi pendapatan tetap yang lebih luas.

Snapshot Kurva: Mengukur Premium Jangka Waktu

Pada penutupan hari Jumat tanggal 30 Januari 2026, kurva imbal hasil menunjukkan geometri spesifik: 2Y berada di 3,527%, 10Y di 4,241%, dan 30Y di 4,872%. Ini menghasilkan spread 2s10s sebesar 0,714pp dan spread 10s30s sebesar 0,631pp. Bentuk kurva seperti ini adalah ciri khas dari narasi 'tinggi lebih lama tetapi tidak selamanya'. Memantau grafik US10Y live sangat penting bagi para trader yang ingin mengidentifikasi apakah penjual marjinal mulai lelah, karena setiap pergeseran kecil dalam narasi makro dapat memicu reli durasi yang cepat.

Perubahan Rezim: Mengidentifikasi Kejenuhan Penjual

Untuk mengonfirmasi pergeseran dinamika pasar yang sebenarnya, diperlukan tiga pemeriksaan praktis. Pertama, kita harus mengamati apakah imbal hasil gagal naik pada berita utama negatif, menunjukkan bahwa tekanan jual telah mencapai puncaknya. Kedua, kita mencari lelang yang berjalan lancar meskipun pasokannya besar—pertanda jelas bahwa “uang riil” kembali masuk ke arena. Terakhir, dengan melihat feed realtime US10Y, kita dapat memastikan apakah imbal hasil turun pada berita positif, yang menegaskan bahwa permintaan durasi kembali dengan sungguh-sungguh. Konsistensi tingkat US10Y live di sekitar level ini akan menentukan keberhasilan carry trade menuju bulan baru.

Pengungkapan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan komentar serta bukan merupakan nasihat keuangan. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.


📱 GABUNG SALURAN TELEGRAM SINYAL TRADING KAMI SEKARANG Gabung Telegram
📈 BUKA AKUN FOREX ATAU KRIPTO SEKARANG Buka Akun

Frequently Asked Questions

Related Analysis