Skip to main content
FXPremiere Markets
Sinyal Gratis
Forex

Pergerakan USD/CNH: Mata Uang EM Melemah Akibat Risiko Kebijakan

Austin BakerJan 20, 2026, 21:41 UTCUpdated Feb 1, 2026, 22:24 UTC3 min read
Mata uang USD CNH di meja, risiko pasar EM FX

Mata uang negara berkembang menghadapi tekanan turun karena ketidakpastian kebijakan perdagangan mendorong permintaan safe-haven, menjaga pasangan USD/CNH terhadap level resistance kunci.

Mata uang Yuan Tiongkok (CNH) di luar negeri menghadapi tekanan baru selama sesi 20 Januari karena investor global bergulat dengan meningkatnya ketidakpastian kebijakan perdagangan dan penilaian kembali premi risiko pasar yang signifikan. Meskipun yield Obligasi AS menguat, Dolar AS secara luas tetap sensitif terhadap berita utama, memungkinkan aset safe-haven seperti Franc Swiss dan Yen Jepang untuk mengungguli mata uang negara berkembang (EM) berbeta tinggi.

Ringkasan Eksekutif: Risiko Kebijakan Mendominasi

Katalisator utama untuk pergerakan harga hari ini adalah pergeseran ke arah penetapan harga "risiko kebijakan". Meskipun yield 2 tahun AS mendekati 3,946% dan 10 tahun mencapai 4,27%, yield yang lebih tinggi ini gagal menghasilkan reli USD yang luas. Sebaliknya, pasar memprioritaskan lindung nilai risiko di atas mekanisme carry-trade, mendukung likuiditas dan posisi defensif setelah pasar tunai AS dibuka kembali pasca liburan.

Fisika Pasar Saat Ini

  • Bias USD: Melemah pada penilaian ulang risiko kebijakan meskipun yield lebih tinggi.
  • Sentimen Risiko: Agak risk-off; aliran dana mengarah ke permintaan CHF/JPY.
  • Sensitivitas EM: FX Asia dan Amerika Latin berkinerja buruk di mana lindung nilai risiko global bertemu dengan kekhawatiran pertumbuhan lokal.

Analisis Sesi: Kronologi Penurunan

Pagi London: Penolakan Sinyal

Perdagangan awal di London melihat USD ditawarkan karena permintaan safe-haven menjadi terlihat. Data pasar tenaga kerja Inggris menambah kegaduhan pada saluran penetapan harga Bank of England, memengaruhi pasangan Sterling. Namun, pada pertengahan hari, ekuitas yang memburuk dan yield yang tinggi memaksa pasar FX untuk melihat sesi ini melalui lensa geopolitik daripada hanya perbedaan suku bunga.

Pembukaan New York: Volatilitas Lintas Aset Meningkat

Menyusul libur MLK Day, pasar tunai AS dibuka kembali dengan gelombang lindung nilai lintas aset. Pelemahan ekuitas, dengan berjangka S&P 500 yang merosot sekitar 1,0%, memperkuat posisi FX defensif. Proksi DXY bergerak di dekat 98,3300 saat para trader bereaksi terhadap aliran berita utama yang berkelanjutan terkait potensi guncangan perdagangan.

Analisis Pasangan: Analisis USD/CNH

Pasangan USD/CNH menutup sesi di 6.9540, mempertahankan posisinya dalam kisaran intraday yang bergejolak antara 6.9302 hingga 6.9809. Pergerakan harga menunjukkan bahwa penilaian ulang leg-USD saat ini adalah pendorong utama, dengan spread suku bunga relatif hanya bertindak sebagai filter sekunder.

Level Teknis Kunci

  • Resistance Langsung: 6.9809 (Tertinggi Intraday)
  • Level Pivot: 6.9550
  • Support Kunci: 6.9302 (Terendah Intraday)

Secara teknis, 6.9302 menandai titik infleksi penurunan yang kritis. Dorongan berkelanjutan yang melewati resistance 6.9809 akan mengkonfirmasi kelanjutan bullish untuk pasangan tersebut, sementara kemunduran di bawah level pivot 6.9550 akan mendukung mean reversion dan potensi penembusan menuju 6.9175.

Transmisi Lintas Aset dan Suku Bunga

Perbedaan antara suku bunga dan FX tetap menjadi tema inti. Biasanya, rezim "hanya suku bunga" dengan yield 2 tahun di 3,946% akan menopang Dolar AS. Namun, hari ini, yield yang sama memperkuat volatilitas. Yield komparatif—Jerman 10Y di 2,768% dan Jepang 10Y di 2,163%—menyoroti bahwa sesi ini adalah narasi yang didorong oleh risiko di mana yield berfungsi sebagai penguat volatilitas daripada daya tarik bagi modal.

Bacaan Terkait: Pergerakan Pasar USD/CNH: Ketahanan Yuan di Tengah PDB Tiongkok dan Likuiditas Liburan

Skenario Probabilistik untuk 24 Jam Berikutnya

Skenario Dasar (Probabilitas 60%)

USD tetap sensitif terhadap berita utama dan bergerak dalam kisaran terbatas. Tanpa guncangan data besar, pasar kemungkinan akan fokus pada penilaian ulang risiko kebijakan melalui penyesuaian posisi. USD/CNH diperkirakan akan tetap dua arah dalam kisaran yang ditetapkan hari ini.

Perpanjangan Risk-Off (Probabilitas 20%)

Eskalasi baru dalam berita utama kebijakan perdagangan dapat memicu gelombang de-risking yang dipimpin oleh ekuitas. Dalam skenario ini, mata uang defensif seperti CHF kemungkinan akan berkinerja lebih baik, sementara USD/CNH berputar menuju level resistance atas.

Pelepasan Tekanan (Probabilitas 20%)

Jika aliran berita utama mereda dan yield stabil, kita bisa melihat rebound risiko yang moderat. Dalam skenario ini, penurunan USD akan terkompresi, dan pasangan tersebut kemungkinan akan kembali ke pivot 6.9550.

Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya

Investor harus memantau beberapa rilis berdampak tinggi pada hari Rabu, termasuk Perkiraan Pembangunan Perumahan dan Izin Bangunan AS pada pukul 13:30 waktu London. Selain itu, pembaruan kebijakan perdagangan tetap menjadi "risiko gap" yang dominan selama serah terima London dan New York.

Bacaan Terkait: Tiongkok Mencapai Target PDB 5 Persen tetapi Perlambatan Q4 Menandakan Risiko Permintaan



📱 GABUNG SEKARANG KE SALURAN TELEGRAM SINYAL TRADING KAMI Gabung Telegram
📈 BUKA AKUN FOREX ATAU KRIPTO SEKARANG Buka Akun

Frequently Asked Questions

Related Stories